Tampilkan postingan dengan label menteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menteri. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 September 2014

Daftar Kabinet Indonesia Jokowi 2014-2019

Anies Baswedan
Presiden terpilh Jokowi sudah menyatakan bahwa komposisi kabinet 2014-2019 di mana 34 kementerian masih akan dipertahankan yaitu dengan 16 menteri berasal dari partai politik dan 18 menteri berasal dari kalangan profesional.

Setelah ditunggu-tunggu sekian lama, akhirnya daftar yang disinyalir adalah daftar nama menteri di kabinet Jokowi-JK diumumkan juga. Daftar tersebut adalah hasil polling tahap kedua Kabinet Alternatif Usulan Rakyat (KAUR) yang dibuka kurang lebih selama satu bulan. Polling tersebut akhirnya ditutup pada tanggal 17 September 2014 pukul 17.00 WIB.

Juru Bicara Jokowi Center Wisnu Prasetya Utomo menjelaskan bahwa jumlah entri polling yang masuk berjumlah sebanyak 7.985 entri. Apabila dibandingkan dengan hasil di polling pertama, hasil ini memang menunjukkan penurunan drastis.

Wisnu memberikan beberapa komentar terkait hasil polling tahap kedua tersebut: "Pertama, hasil polling menunjukkan bahwa dukungan yang diperoleh baik oleh nama-nama calon menteri baik yang berasal dari partai politik maupun kalangan profesional relatif sama. Bisa dilihat di beberapa kementerian, nama orang dengan latar belakang partai politik mendapatkan dukungan cukup tinggi," ujarnya.

Dari hasil polling tersebut juga terlihat bahwa publik lebih melihat pada kapasitas dan integritas orang yang bersangkutan.  Selain itu, sejumlah nama-nama yang mendapatkan jumlah dukungan tertinggi di polling tahap pertama mengalami penurunan dukungan tahap kedua ini.

"Namun selisih suaranya ketat. Hanya beberapa kementerian saja yang pemenangnya mendapat dukungan mutlak. Sebagai catatan, di polling tahap dua ini pilihan sudah dibatasi pada empat nama calon menteri saja. Berbeda dengan polling di tahap satu di mana masyarakat masih bisa mengusulkan nama-nama alternatif selain yang tertera dalam pilihan di formulir polling," tuturnya.

Selain itu, ada dua nama calon menteri dengan jumlah dukungan tertinggi untuk menduduki dua kementerian sekaligus. Salah satunya adalah Dahlan Iskan. Dahlan mendapat dukungan terbanyak untuk posisi Menteri Koordinator Perekonomian dan Menteri BUMN. Selain Dahlan, Anies Baswedan juga mendapat dukungan terbanyak untuk menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Pemuda dan Olahraga.

"Tentu saja tidak mungkin satu nama bisa menduduki dua kementerian. Tapi setidaknya bisa dikatakan bahwa tingkat popularitas tokoh akan berpengaruh terhadap dukungan yang mereka peroleh dari masyarakat," pungkas Wisnu.

Di bawah ini adalah daftar kabinet alternatif usulan rakyat (KAUR).
1. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan: Jenderal TNI Dr. Moeldoko
2. Menteri Koordinator Perekonomian: Prof. Dr. (HC) Dahlan Iskan
3. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat: D.r Ir. Kuntoro Mangkusubroto,
4. Menteri Dalam Negeri: Dr (HC) Agustin Teras Narang, S.H.
5. Menteri Luar Negeri: Marty Muliana Natalegawa, M. Phil, B.Sc.
6. Menteri Pertahanan: Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu
7. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM): Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA.
8. Menteri Keuangan: Dr. Ir. Raden Pardede, Ph.D.
9. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM): Dr. Ir. Arif Budimanta, M.Sc.
10. Menteri Perindustrian: Dr. Poempida Hidayatulloh, B.Eng. (Hon), Ph.D., DIC.
11. Menteri Perdagangan: Dr. Mari Elka Pangestu, Ph.D.
12. Menteri Pertanian: Prof. Dr. Bustanul Arifin
13. Menteri Kehutanan: Prof. Dr. Ir. Frans Wanggai
14. Menteri Perhubungan: Prof. Dr. Tech. Ir. Danang Parikesit M.Sc.
15. Menteri Kelautan dan Perikanan: Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S.
16. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Rieke Dyah Pitaloka
17. Menteri Pekerjaan Umum: Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, MBA.
18. Menteri Kesehatan: Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D.
19. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Anies Rasyid Baswedan, Ph.D.
20. Menteri Sosial: Eva Kusuma Sundari
21. Menteri Agama: Drs. H. Lukman Hakim Saifudin
22. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Mira Lesmana
23. Menteri Komunikasi dan Informatika: Ir. Onno W Purbo, M.Eng, Ph.D.
24. Menteri Sekretaris Negara: Maruarar Sirait, SIP.
25. Menteri Riset dan Teknologi: Prof. Yohannes Surya, Ph.D.
26. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM): Dra. Khofifah Indar Parawansa
27. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Puan Maharani
28. Menteri Lingkungan Hidup: Drs. Ir. Dodo Sambodo, MS
29. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Ir. Tri Rismaharini, M.T.
30. Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal: Drs. Andrinof Achir Chaniago, M.Si.
31. Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional: Faisal Basri, S.E., M.A.
32. Menteri Perumahan Rakyat: Mochamad Ridwan Kamil, ST, MUD.
33. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN): Prof. Dr. (HC) Dahlan Iskan
34. Menteri Pemuda dan Olahraga: Anies Rasyid Baswedan, Ph.D.


Kalau diperhatikan sih memang kabinet tersebut isinya orang-orang dari kalangan professional dan bukan semata-mata orang partai politik (parpol). Semoga orang-orang yang tercantum di dalam daftar tersebut adalah memang hasil aspirasi rakyat dan tentunya nanti akan bekerja untuk rakyat.

Selasa, 29 Juli 2014

Kabinet Rakyat Indonesia Jokowi

Jokowi-JK 2014-2019
Jokowi adalah presiden rakyat ternyata bukanlah suatu slogan belaka. Jokowi membuat banyak orang berdecak kagum karena selain menolak politik transaksional, beliau juga menggunakan crowd-sourcing untuk kabinetnya melalui www.kabinetrakyat.org! "www.kabinetrakyat.org merupakan upaya kami sebagai bagian dari masyarakat dengan latar belakang beragam - relawan, aktivis, jurnalis, pengacara, buruh, pedagang,pegawai negeri, petani, politisi, praktisi IT, tokoh agama dan mahasiswa - untuk mewujudkan Kabinet Rakyat seutuhnya, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat!" demikian yang tertulis di website tersebut.

Namun ada juga yang tidak menyambut positif gagasan yang diusung oleh Kabinet Alternatif Usulan Rakyat (KAUR) ini. Menurut beberapa pihak, upaya ini dilakukan oleh orang-orang yang haus kekuasaan namun tidak memiliki keprofesionalitasan kerja.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai NasDem Willy Aditya menampik hal tersebut. "Ini sesuai, sejak awal kampanye Pak Jokowi yang sudah memberikan garis memperkuat sistem presidensial dengan kabinet yang berbasis profesional dan kerja. Ini dikarenakan preferensi Pak Jokowi dan JK dalam menyusun kabinet akan melihat program kampanye dan ekspektasi publik terhadap sektor prioritas,” jelasnya.

Ketua Dewan Kehormatan PDI-P Sidarto Dhanusubroto juga menyambut positif gagasan tersebut. Beliau menampik kekhawatiran akan adanya intervensi terhadap hak prerogatif presiden dalam menunjuk orang yang akan masuk ke kabinetnya. "Tidak akan mengganggu. Itu masukan agar orang-orang yang punya integritas, punya kapasitas dan rekam jejak yang baik, tidak ada beban masa lalu, bisa menjadi pertimbangan bagi presiden dan wakil presiden. Bagi saya makin banyak publik partisipasi, yang memang sudah punya nama-nama yang berintegritas, bagi saya memang baik,” paparnya.

Berikut ini adalah susunan usulan kabinet Jokowi-JK menurut www.kabinetrakyat.org:

1. MENTERI KOORDINATOR POLITIK HUKUM DAN KEAMANAN
Jenderal TNI Budiman
Jendral TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan, MPA
Jenderal (purn) TNI Ryamizard Racudu

2. MENTERI KOORDINATOR KESEJAHTERAAN RAKYAT
Drs HA Muhaimin Iskandar, MSi
Puan Maharani
Tri Rismaharini

3. MENTERI KOORDINATOR PEREKONOMIAN
Faisal Basri
Chairul Tanjung
Hendri Saparini

4. MENTERI DALAM NEGERI
Ir. Basuki Tjahaja Purnama, MM
Ferry Mursyidan Baldan
Arif Wibowo

5. MENTERI LUAR NEGERI
Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph.D
Andreas Hugo Pareira
Yuri Oktavian Thamrin

6. MENTERI SEKRETARIS NEGARA
Drs. Ahmad Basarah, MH.
Hasto Krisyanto
Maruarar Sirait

7. MENTERI PERTAHANAN
Mayjen (Purn) TNI TB. Hasanuddin, SE, MM.
Andi Widjajanto, S Sos, MSc
Laksamana (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno

8. MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA (HAM)
Zainal Arifin Muchtar
Prof Dr Saldi Isra, SH, MPA
Taufik Basari, SH, MA

9. MENTERI KEUANGAN
Prof Dr Hendrawan Supratikno
Dr. Sri Adiningsih M.Sc
Jeffri Geovanie

10. MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL (ESDM)
Poltak Sitanggang
Effendi Simbolon
Dr. Ir. Tumiran M. Eng

11. MENTERI AGAMA
Imam Nachrowi
Komaruddin Hidayat
Zuhairi Misrawi

12. MENTERI PERINDUSTRIAN
Erwin Aksa
Prof. Dr.(H.C.) Dahlan Iskan
Soetrisno Bachir

13. MENTERI PERDAGANGAN
Agus Gumiwang Kartasasmita
Rahmat Gobel
Marie Elka Pangestu

14. MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF
Nia Dinata
Yovie Widianto
Najwa Shihab

15. MENTERI PEKERJAAN UMUM
Marwan Jafar
Effendi Sianipar
H. Patrice Rio Capella, SH

16. MENTERI TENAGA KERJA
Jumhur Hidayat
Rieke Dyah Pitaloka
Andi Gani Nena Wea

17. MENTERI KEHUTANAN
Chalid Muhammad
M. Prakosa
Dr. Satyawan Pudyatmoko, M.Sc

18. MENTERI PERHUBUNGAN
Rusdi Kirana
Prof. Dr. Tech. Ir. Danang Parikesit M. Sc
Ignasius Jonan

19. MENTERI PENDIDIKAN
Anies Baswedan
Yudi Latif
Prof. Azyumadi Azra, CBE

20. MENTERI SOSIAL
Khofifah Indar Parawansa
Andi F Noya
FX Hadi Rudyatmo

Banyak yang menganggap bahwa seharusnya Jokowi bisa menguruskan kabinet gemuk ini. Para presiden terdahulu membuat kabinet gemuk supaya bisa membagi jatah kue kekuasaan. Saat ini Jokowi bisa saja mengefisiensikan kabinet dan memangkas kementerian yang tidak perlu, seperti kementerian agama misalnya.


Mari kita lihat bersama sejauh mana usulan nama-nama tersebut akan dipakai oleh Jokowi!